Gue punya cerita nih,, mudah-mudahan setelah baca cerita ini readers pada terketuk hatinya, dan berubah menjadi orang yang lebih baik lagi,,, Amin,,,,
Suatu hari Allah menyuruh malaikatul maut untuk mencabut nyawa si Fulan ….
“Assalamualaikum”, kata malaikatul maut, “Waalaikumsalam” jawab si Fulan, “antum siapa?, dan apa keperluan antum datang kemari?”, si Fulan bertanya, “saya adalah malaikatul maut, Allah memerintahkan saya agar mencabut roh antum, dan Allah mamerintahkan saya untuk mencabut roh antum dari bagian mulut”, jawab si tamu, “kalau, begitu silahkan dilaksanakan perintah Allah tersebut”, kata si Fulan. Malaikatul maut-pun mencabut roh si Fulan dari bagian mulut, namun bukannya roh yang keluar dari mulut si Fulan, melainkan Dzikir. Malaikatul maut kembali dan melapor kepada Allah “ya Allah, aku telah berusaha untuk mencabuut nyawa si Fulan dari mulut, namun, bukannya roh yang keluar melainkan dzikir, Ya Allah”, “kalau begitu, cabutlah rohnya dari tangan”, Allah menjawab. Segera setelah itu, malaikatul maut kembali pada si Fulan untuk mencabut rohnya dari tangan, tapi bukannya roh yang keluar, melainkan sedekah, malaikatul maut-pun kembali dan melapor kepada Allah, dan Allah menyuruhnya untuk mencabut roh si Fulan dari kaki, tapi, kejadian yang sama terulang kembali, bukan roh yang keluar tapi, langkah-langkah amal, malaikatul maut kembali lagi dan melapor kepada Allah, “Ya Allah, aku telah mencoba untuk mencabut roh si Fulan dari segala arah, tapi tetap tidah bisa Ya Allah”, “berangkat dan perlihatkan nama-Ku” kata Allah. Malaikatul maut kembali pada si Fulan, dan melaksanakan perintah Allah, si Fulan-pun meninggal dalam keadaan tersenyum, dan setelah kedua telapak tangannya dibuka, ternyata di tangannya tertulis ‘Asmaul Husna’.
Readers, itu tadi adalah salah satu contoh orang shalih yang meninggal dalam keadaan khusnul khotimah,, semoga kita termasuk golongan orang-orang yang akan meninggal dalam keadaan khusnul khotimah,,, Aminn,,,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar